Kolaborasi MUI dan KADIN Lebih Gercep Dibanding Dinas Terkait, Apa Karena Terlalu Sibuk Administratif UMKM Lokal?
jabar-online.com | Kamis, 14 Mei 2026, 12:05 WIB | Her / DikRiz
— KOTA BEKASI | Ketum Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi, KH Saifuddin Siroj menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan dunia usaha dalam membangun pelaku UMKM yang memiliki sertifikasi halal di Kota Bekasi.
Ambisi menjadikan Kota Bekasi sebagai pusat industri halal mulai digaungkan. Namun di balik semangat itu, pelaku UMKM mengaku masih berjibaku dengan rumitnya pendampingan, sertifikasi, hingga birokrasi yang jalannya kadang lebih lambat dari antrean fotokopi legalisir. Warga pun mulai menyindir: yang cepat justru baliho programnya, bukan pelayanannya.
— KOTA BEKASI | Ketum Majelis Ulama Indonesia Kota Bekasi, KH Saifuddin Siroj menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan dunia usaha dalam membangun pelaku UMKM yang memiliki sertifikasi halal di Kota Bekasi.Hal itu disampaikan saat diwawancarai dalam momentum tasyakuran Serikat Media Siber Indonesia pada Rabu (13/5), di Bekasi Selatan.
Dalam keterangannya, KH Saifuddin Siroj menyebut kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Bekasi bersama MUI Kota Bekasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM lokal.
Menurutnya, sertifikasi halal kini bukan hanya kebutuhan keagamaan, tetapi juga menjadi nilai tambah ekonomi yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk usaha kecil dan menengah.
Dalam keterangannya, KH Saifuddin Siroj menyebut kolaborasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kota Bekasi bersama MUI Kota Bekasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM lokal.
Menurutnya, sertifikasi halal kini bukan hanya kebutuhan keagamaan, tetapi juga menjadi nilai tambah ekonomi yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk usaha kecil dan menengah.
Nantinya, para pelaku UMKM di Kota Bekasi yang terafiliasi dengan KADIN juga akan diberikan akses kemudahan dalam proses pengurusan sertifikasi halal untuk produk usahanya.
Ia menilai Kota Bekasi memiliki potensi besar dalam pengembangan produk halal, terutama di sektor kuliner, makanan olahan, hingga industri rumahan.
Ia menilai Kota Bekasi memiliki potensi besar dalam pengembangan produk halal, terutama di sektor kuliner, makanan olahan, hingga industri rumahan.
Karena itu, diperlukan dukungan nyata berupa pendampingan dan edukasi kepada para pelaku usaha agar lebih mudah mendapatkan sertifikasi halal.
Ujung-ujungnya Masyarakat pun jadi lebih aman dalam memilih produk UMKM lokal yang akan dikonsumsi.
“Sinergi antara MUI dan KADIN ini penting agar UMKM di Kota Bekasi bisa naik kelas, dimudahkan mengurus sertifikasi halal dan pada akhirnya masyarakat tidak ragu untuk mengkonsumsi produk UMKM karena ada sertifikat halalnya,” ujar KH Saifuddin Siroj.
Melalui kerja sama yang solid antara MUI Kota Bekasi dan KADIN Kota Bekasi, diharapkan lahir lebih banyak pelaku UMKM halal yang mampu menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus membawa nama Kota Bekasi semakin maju di tingkat regional maupun nasional. [■]
Reporter: Hery / Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
“Sinergi antara MUI dan KADIN ini penting agar UMKM di Kota Bekasi bisa naik kelas, dimudahkan mengurus sertifikasi halal dan pada akhirnya masyarakat tidak ragu untuk mengkonsumsi produk UMKM karena ada sertifikat halalnya,” ujar KH Saifuddin Siroj.
Melalui kerja sama yang solid antara MUI Kota Bekasi dan KADIN Kota Bekasi, diharapkan lahir lebih banyak pelaku UMKM halal yang mampu menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus membawa nama Kota Bekasi semakin maju di tingkat regional maupun nasional. [■]
Reporter: Hery / Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
Tags
Dinas
Dinas Perdagangan
Dinas Perdagangan Perindustrian
Disdagperind
Halal
Halal MUI
KADIN
Ketua KADIN
Ketua MUI
Kolaborasi
Label
Label Halal
MUI
