Momentum Terpilihnya Qadar Ruslan Siregar Dinilai Jadi Penanda Berakhirnya Dualisme Internal Organisasi
jabar-online.com | Kamis, 7 Mei 2026, 18:05 WIB | Her/DikRizalMusyawarah Kota VI KADIN Kota Bekasi terasa seperti reuni keluarga besar yang lama bertengkar gara-gara rebutan remote TV. Setelah konflik dualisme sejak 2024 yang ikut menyeret banyak daerah, para pelaku usaha akhirnya memilih berdamai dan kembali fokus pada urusan ekonomi. Qadar Ruslan Siregar ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua baru, sementara pemerintah berharap KADIN tak lagi sibuk adu stempel organisasi.
— KOTA BEKASI | Qadar Ruslan Siregar resmi terpilih sebagai Ketua Kadin Kota Bekasi dalam momentum Musyawarah Kota (Mukota) ke-6 berlangsung pada siang hari Kamis (7/5/2026) di aula lantai 10 Hotel Santika Mega Bekasi City, yang penuh semangat rekonsiliasi dan penguatan organisasi.Terpilihnya Qadar Ruslan Siregar menjadi simbol lahirnya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu menyatukan seluruh elemen KADIN setelah dinamika internal yang terjadi sebelumnya.


Lihat juga: Andi Zabidi: Ini Kronologis Kenapa Konflik Internal KADIN di Tiap Daerah Khususnya Kota Bekasi Akhirnya Bisa Selesai Damai?
Rekonsiliasi tersebut dinilai bukan hanya menyelesaikan konflik dinamika internal, tetapi juga memperkuat posisi KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Struktur organisasi yang telah disepakati bersama kini menjadi landasan penguatan peran KADIN Kota Bekasi.
Struktur organisasi yang telah disepakati bersama kini menjadi landasan penguatan peran KADIN Kota Bekasi.
Dalam rangka menjaga keberlanjutan proses rekonsiliasi tersebut, KADIN juga membentuk kepengurusan dengan komposisi yang mengakomodasi berbagai unsur dan kekuatan organisasi.
Susunan kepengurusan tersebut melibatkan tokoh senior, unsur perempuan, hingga representasi lintas kepentingan guna menjaga keseimbangan kepemimpinan dan efektivitas kerja organisasi.
Susunan kepengurusan tersebut melibatkan tokoh senior, unsur perempuan, hingga representasi lintas kepentingan guna menjaga keseimbangan kepemimpinan dan efektivitas kerja organisasi.
QRS menilai keberagaman komposisi tersebut menjadi modal sosial penting untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperkuat pelayanan terhadap pelaku usaha.
Rekonsiliasi yang telah tercapai diharapkan mampu mendorong KADIN Kota Bekasi hadir lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Rekonsiliasi yang telah tercapai diharapkan mampu mendorong KADIN Kota Bekasi hadir lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Ke depan, QRS optimistis dalam lima tahun mendatang Kadin Kota Bekasi akan tampil lebih solid dan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Momentum terpilihnya Qadar Ruslan Siregar juga dinilai menjadi penanda berakhirnya dualisme internal organisasi.
Momentum terpilihnya Qadar Ruslan Siregar juga dinilai menjadi penanda berakhirnya dualisme internal organisasi.
Tags
KADIN
KADIN Jabar
KADIN Kota Bekasi
Mukota KADIN
Mukota KADIN VI
Pemilihan
Pemilihan Ketua KADIN
Qadar Ruslan Siregar
QRS


