Pengurus KADIN Yang Baru Jangan Ada Stigma Sekadar “Kang stempel” & Pencari Proyek, Tapi Mitra Strategis Pemda
jabar-online.com | Kamis, 7 Mei 2026, 17:05 WIB | Her/DikRizalMukota VI KADIN Kota Bekasi bukan hanya soal memilih ketua baru. Di Hotel Santika Mega Bekasi City, Kamis (7/5/2026), Jawadul Akbar justru melontarkan sindiran menohok agar KADIN tidak terjebak menjadi organisasi penuh seremoni tanpa perubahan nyata. Menurutnya, Bekasi harus berani naik kelas jika ingin benar-benar ikut menyongsong Indonesia Emas 2045.
— KOTA BEKASI | Ketua ASKINDO sekaligus Wakil Ketua KADIN Kota Bekasi periode 2021–2026, H. Jawadul Akbar Kholid, MSi. menegaskan bahwa Kota Bekasi memiliki posisi strategis sebagai buffer zone kota penyangga Jakarta sekaligus jantung industri nasional. Menurutnya, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai apabila Kota Bekasi belum mampu menjadi daerah yang maju dan mandiri secara ekonomi.
Dalam pernyataannya, Jawadul menyoroti besarnya pekerjaan rumah bagi KADIN Kota Bekasi agar tidak lagi sekadar berfungsi sebagai lembaga pengurusan KTA maupun akses menuju pejabat.
Dalam pernyataannya, Jawadul menyoroti besarnya pekerjaan rumah bagi KADIN Kota Bekasi agar tidak lagi sekadar berfungsi sebagai lembaga pengurusan KTA maupun akses menuju pejabat.
Ia mendorong KADIN untuk berani melawan praktik kartel dan “tender arisan”, sekaligus membuka akses proyek pemerintah daerah bagi pelaku UMKM, bukan hanya perusahaan-perusahaan tertentu yang terus mendominasi.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi laporan keuangan dan program organisasi kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi laporan keuangan dan program organisasi kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.
Menurutnya, KADIN Kota Bekasi harus naik kelas: dari sekadar “tukang stempel” dan pencari proyek menjadi organisasi yang mampu menciptakan iklim usaha sehat, melahirkan pengusaha baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.
Momentum kepengurusan baru KADIN Kota Bekasi periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal lahirnya organisasi yang lebih solid, transparan, dan bebas dari dualisme internal.
Momentum kepengurusan baru KADIN Kota Bekasi periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal lahirnya organisasi yang lebih solid, transparan, dan bebas dari dualisme internal.
Dengan semangat persatuan, KADIN Kota Bekasi dituntut mampu bertransformasi dari organisasi yang selama ini dinilai reaktif menjadi lebih progresif dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, membuka peluang bagi UMKM, serta melahirkan pengusaha-pengusaha baru.
Kepengurusan baru juga diharapkan mampu menghapus stigma KADIN sebagai sekadar “tukang stempel” dan pencari proyek, menjadi mitra strategis pembangunan ekonomi daerah.
Tags
Jawadul Akbar
KADIN
KADIN Kota Bekasi
Pemilihan
Pemilihan Ketua KADIN
Wakil Ketua
Wakil Ketua KADIN
Wakil Ketua KADIN Kota Bekasi
