Silaturahim Lintas Ormas Islam Lahirkan Konsolidasi Baru; Panitia Kolaboratif Aksi Kemanusiaan 3 Mei di CFD Kota Bekasi
jabar-online.com | Sabtu, 11 April 2026, 06:05 WIB | Her / DikRizal
— KOTA BEKASI | Soliditas lintas organisasi masyarakat Islam di Kota Bekasi kembali diperkuat melalui pertemuan silaturahim yang digelar di Sekretariat Gerakan Rijalul Islam (GARIS), Bekasi Jaya, Jumat malam (10/4/2026).
Ia menjelaskan, agenda tersebut merupakan respons atas dinamika geopolitik global yang terus berkembang, terutama konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak besar terhadap masyarakat sipil Palestina.
Di tengah derasnya arus isu global, tokoh-tokoh ormas Islam Kota Bekasi memilih satu pesan yang tak ingin tenggelam: Palestina tetap harus menjadi perhatian bersama. Dari sebuah pertemuan silaturahim di Bekasi Jaya, rencana aksi solidaritas berskala lebih besar pun mulai dimatangkan.
— KOTA BEKASI | Soliditas lintas organisasi masyarakat Islam di Kota Bekasi kembali diperkuat melalui pertemuan silaturahim yang digelar di Sekretariat Gerakan Rijalul Islam (GARIS), Bekasi Jaya, Jumat malam (10/4/2026).Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat pasca-Idul Fitri itu tidak hanya menjadi ajang halal bihalal, tetapi juga forum strategis untuk membahas agenda kemanusiaan berskala besar bertajuk Bekasi Bersama Palestina (BBP) Jilid VI, yang direncanakan digelar pada 3 Mei 2026 mendatang di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bekasi.
Sejumlah tokoh hadir dalam forum tersebut, di antaranya Ust. H. Ismail Ibrahim Ketua Sahabat MUI, Ust. H. Verry Koestanto Ketua Umum Yayasan GARIS Kota Bekasi yang juga menjabat Wasekjen Pertahanan dan Kemanusiaan DTN Persada 212, serta Ust. Wahyudin, Ketua DTK Persada 212 Kota Bekasi, bersama tokoh ormas Islam lainnya.
Ustadz H. Ismail Ibrahim, Ketua Sahabat MUI Kota Bekasi
Menurut Ust. Wahyudin, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus mematangkan langkah bersama dalam aksi solidaritas kemanusiaan untuk Palestina.
“Selain halal bihalal dan silaturahim, pertemuan ini juga membahas kegiatan BBP Jilid VI yang lebih besar lagi,” ujar Wahyudin kepada JabarOL setelah rapat usai.
Ustadz Wahyudin, Ketua DTK Persada 212 Kota Bekasi
Karena itu, kata dia, isu Palestina dinilai tetap harus menjadi perhatian utama umat, meski di tengah derasnya berbagai isu internasional lain yang terus bermunculan.
“Kami membentuk panitia yang lebih kolaboratif dalam kegiatan besok untuk kembali mengajak meningkatkan lagi rasa kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina,” imbuhnya.
Pembentukan panitia pelaksana menjadi salah satu hasil utama pertemuan tersebut.
Struktur kepanitiaan ini disebut akan melibatkan unsur lintas ormas agar pelaksanaan kegiatan berjalan lebih terkoordinasi, inklusif, dan mampu menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas.
Rencana aksi Bekasi Bersama Palestina disebut tidak hanya berfokus pada penggalangan massa, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik mengenai isu kemanusiaan global serta pentingnya solidaritas sosial lintas elemen masyarakat.
Para tokoh ormas Islam juga mengajak warga Kota Bekasi untuk turut hadir dan mengambil bagian dalam aksi damai tersebut sebagai bentuk dukungan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina.




