Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Berlanjut ! Pelatihan dan Sertifikasi Chef SPPG oleh BNSP di Bekasi

iklan banner AlQuran 30 Juz
Berlanjut ! Pelatihan dan Sertifikasi Chef SPPG oleh BNSP di Bekasi

jabar-online.com | Minggu,15 Maret 2026, 04:05 WIB | Her
Kegiatan ini jadi lanjutan "Roadshow puluhan Kota" Sertifikasi Chef SPPG agar program MBG lebih terstandar

 — KOTA BEKASI | Kegiatan pelatihan dan sertifikasi chef dapur SPPG yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bekerja sama dengan Pasatama Institute berlangsung di Amaroossa Grande Bekasi pada Sabtu, 14 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para chef dan tenaga pengolah makanan yang terlibat dalam dapur SPPG guna meningkatkan kompetensi, standar higienitas, serta profesionalisme dalam pengelolaan makanan.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kuliner, khususnya bagi tenaga dapur yang terlibat dalam penyediaan makanan dengan standar pelayanan yang baik. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait standar kerja dapur profesional, keamanan pangan, manajemen dapur, serta higienitas dalam setiap proses pengolahan makanan. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung yang menjadi bagian dari rangkaian uji kompetensi untuk mengukur kemampuan teknis, ketelitian, dan penerapan standar kerja dapur sesuai ketentuan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah preventif untuk meminimalisir potensi temuan kejadian luar biasa (KLB) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah. Dengan adanya tenaga dapur yang memiliki standar kompetensi dan sertifikasi resmi, diharapkan proses pengolahan makanan dapat berjalan lebih higienis, aman, serta sesuai standar keamanan pangan.
Penyelenggara juga berharap Pemerintah daerah dapat menekankan kepada para pelaku dapur SPPG agar turut berpartisipasi aktif dengan mendaftarkan diri dalam program pelatihan dan sertifikasi kompetensi ini. Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas tenaga pengolah makanan tetap terjaga sekaligus mendukung visi pelaksanaan program MBG yang aman, profesional, serta berorientasi pada target zero accident di setiap wilayah.
[■]

Reporter: Hery - Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama