Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Sardi Efendi “Tagih Janji” Musrenbang: Usulan Warga Jangan Cuma Jadi Dekorasi

iklan banner AlQuran 30 Juz

Ketua DPRD: Prioritas Pembangunan Harus Jelas, Bukan Sekadar Ramai di Forum Tapi Hilang di Buku Anggaran


Sardi Efendi tegaskan usulan prioritas bukan sekadar forum tahunan, tapi janji pembangunan yang harus dirasakan seluruh warga Kota Bekasi. Menghadiri Musrenbang Bekasi Utara dan Medan Satria, Ketua DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya: aspirasi warga harus dikawal hingga anggaran, demi manfaat merata di 12 kecamatan.
 
 — KOTA BEKASI | Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bekasi Utara dan Medan Satria yang digelar di BSI Convention Center, Rabu (4/2/2026).

Bagi Sardi, forum Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial tahunan dengan tumpukan map dan daftar usulan yang tebalnya kadang menyaingi skripsi mahasiswa.



Lebih dari itu, forum ini adalah ruang kebersamaan antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat untuk merumuskan arah pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga di daerah pemilihannya.


Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya kejelasan jumlah usulan prioritas yang diajukan pihak kecamatan. Menurutnya, ketegasan angka bukan soal hitung-hitungan administratif semata, tapi menyangkut nasib realisasi program di lapangan.


Ini prioritasnya yang mana, 10 atau 20? Kalau memang ditetapkan 20 usulan prioritas, silakan Pak Camat segera setorkan ke DPRD untuk kami tindak lanjuti,” ujar Sardi, setengah serius, setengah mengingatkan agar usulan tidak berhenti di forum diskusi saja.

Ia menilai, konsistensi penetapan skala prioritas menjadi kunci agar DPRD dapat mengawal dan memperjuangkan setiap usulan secara maksimal dalam proses pembahasan perencanaan hingga penganggaran.


Maklum, bagi warga Bekasi Utara dan Medan Satria, yang ditunggu bukan lagi berapa banyak usulan dibacakan, melainkan berapa yang benar-benar berubah jadi pembangunan—mulai dari jalan lingkungan, saluran air, hingga fasilitas publik yang selama ini akrab di telinga, tapi kadang masih jauh dari realita.
Karena itu, Sardi mendorong koordinasi yang cepat, rapi, dan jelas antara kecamatan dan DPRD. Ia ingin setiap aspirasi yang sudah diperjuangkan dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan tidak menguap di tengah jalan perencanaan.


Dengan sinergi tersebut, ia berharap program pembangunan dapat segera direalisasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat—bukan hanya terasa di atas kertas, tapi juga di aspal jalan, saluran drainase, dan ruang hidup warga sehari-hari.
Sebab pada akhirnya, kata Sardi, keberhasilan Musrenbang bukan diukur dari meriahnya acara, melainkan dari seberapa banyak senyum warga yang muncul setelah usulannya benar-benar diwujudkan. [■] 

Reporter: Hery / Wahyu / NMR Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL

iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

ChiefEditor

Jurnalis yang suka standup comedy

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama