iklan banner AlQuran 30 Juz
iklan banner gratis
iklan header iklan header banner Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Peringkat Toleransi Turun ke-7, Pemkot Rayakan Natal ASN: Sinyal Perbaikan?

Wawali Bobihoe : Kita Keluarga Besar Wujudkan Kota Nyaman Dan Ikut Sejahterakan Masyarakat

Ketua Panpel Natal Bersama ASN, Robet Tua Siagian (Kepala Dinsos) Kota Bekasi mendampingi Wawali Abdul Harris Bobihoe, Jumat (9/1/2026).
Kota Bekasi setelah sempat bertengger di peringkat 2 Kota Toleransi se-Indonesia di tahun 2022, peringkat 3 di tahun 2023 lalu anjlok ke posisi 7 secara nasional pada 2024, kini di tengah sorotan publik soal komitmen toleransi dan keberagaman, Pemkot Bekasi justru gelar perayaan Natal ASN dipimpin ketua panpel, Robet Tua Siagian (Kadinsos) yang dihadiri langsung Wakil Walikota Abdul Harris Bobihoe. Apakah ini sekadar seremoni rutin, atau pesan simbolik bahwa toleransi masih hidup di jantung birokrasi Bekasi?

 — KOTA BEKASI | Di tengah catatan menurunnya peringkat kota toleransi dari tahun 2022 di peringkat 2, lalu 2023 jadi peringkat 3 dan pada 2024 turun lagi ke peringkat 7, maka pada perayaan Natal ASN di awal tahun 2026 ini jadi indikasi pertanda baik.

Apalagi dengan kehadiran Wakil Walikota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dalam Perayaan Natal ASN Pemkot Bekasi di Balai Patriot, Jumat (9/1/2026), menjadi momen penting yang tak bisa lepas dari konteks besar relasi antar umat beragama di Kota Patriot dan diharapkan Kota Bekasi akan naik peringkat kota toleransi kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.

Setelah peringkat Kota Bekasi merosot dari posisi 3 ke peringkat 7 Kota Toleransi Nasional pada 2025, angin perubahan mulai terasa di awal 2026.

Perayaan Natal Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi yang kembali digelar setelah hampir lima tahun vakum dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan indikator penting kebangkitan semangat inklusivitas dan toleransi di lingkungan pemerintahan.

Momentum ini bahkan dinilai berpotensi menjadi titik balik perbaikan status toleransi Kota Bekasi ke depan.

Perayaan Natal ASN Pemkot Bekasi yang berlangsung di Balai Patriot tersebut, jadi sorotan tersendiri karena baru kembali diselenggarakan setelah hampir lima tahun tidak terlaksana.

Kehadiran langsung Wakil Walikota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dalam acara tersebut dipandang sebagai pesan simbolik kuat dari pimpinan daerah bahwa ruang keberagaman kembali dibuka secara setara di jantung birokrasi.

Dalam konteks itulah, Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP) David Hendradjid Raharja menyampaikan apresiasi penuh kepada Wali Kota Bekasi dan jajaran Pemkot, khususnya atas kehadiran Wawali dalam perayaan Natal ASN tersebut.

Berdasarkan rekaman pernyataannya, David menilai langkah ini sebagai praktik nyata toleransi, bukan sekadar jargon, serta mencerminkan keberpihakan pemerintah daerah dalam merawat harmoni sosial dan kebhinekaan di Kota Bekasi.

Ia juga memandang bahwa kehadiran pimpinan daerah dalam perayaan keagamaan ASN lintas iman merupakan contoh kepemimpinan yang memberi rasa aman, penghargaan, dan pengakuan yang setara bagi seluruh aparatur dan warga.

Sikap ini dinilai sejalan dengan upaya membangun ekosistem kota yang inklusif, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap penilaian indeks toleransi kota secara nasional.

David HR, Dirut PTMP Perseroda Kota Bekasi bersama Wawali Harris Bobihoe dalam Natal Bersama ASN Pemkot Bekasi, Jumat (9/1/2026).

Sebagai catatan redaksi BekasiOL, menurut FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Bekasi, Kota Bekasi secara resmi menerima penghargaan sebagai peringkat ke-7 kota dengan skor toleransi tertinggi di Indonesia, berdasarkan studi Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute.

Sementara sebelumnya pada tahun 2023, Kota Bekasi meraih peringkat ketiga dari 10 kota di Indonesia dalam Indeks Kota Toleran (IKT) yang dirilis oleh Setara Institute, dengan skor 6,460.


Ini merupakan penurunan dari peringkat kedua di tahun sebelumnya yakni 2022, yang seharusnya adanya upaya yang nampak secara keberlanjutan dalam menjaga toleransi antar umat beragama di kota Bekasi.

Tak llepas dari masalah tersebut, dalam sambutannya, Wawali menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum memperkuat semangat pelayanan publik dan rasa kebersamaan lintas iman di tubuh ASN.


Ia menyebut ASN sebagai “satu keluarga besar” yang memiliki tujuan bersama: mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan menyejahterakan masyarakat.

Narasi “keluarga besar ASN” inilah yang kemudian menjadi penanda penting—di saat publik mempertanyakan apakah penurunan peringkat toleransi Bekasi hanya soal angka, atau cermin dari pekerjaan rumah besar yang belum tuntas di level kebijakan dan praktik sosial sehari-hari.

 Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri perayaan Natal Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi, kegiatan berlangsung di Balai Patriot, Komplek Kantor Wali Kota Bekasi.

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir didampingi Ketua Panitia Perayaan Natal ASN, Robet Tua Siagian (Kadis Sosial Pemkot Bekasi) dan beberapa pemangku jabatan dari berbagai OPD (organisasi perangkat daerah) juga para anggota dewan.


Kehadiran orang nomor dua itu disambut riuh tepuk tangan dari ASN saat memasuki ruangan usai ibadah perayaan Natal. Ia juga melempar senyum dan turut bersalaman.

Dalam sambutannya, Wawali Abdul Harris Bobihoe menilai perayaan Natal ASN  bukan sekadar seremoni.


Lebih dari itu, ia mengatakan perayaan Natal kali ini menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap besar, tahun 2026 pelayanan ASN bisa meningkat lebih baik dalam melayani masyarakat dan mewujudkan kota yang nyaman dan sejahtera masyarakatnya.


Sebagai insan Tuhan sekaligus abdi masyarakat, jalankan tugas dengan ikhlas dan tulus, kerja berat, tantangan luar biasa pasti tidak akan menjadi hambatan, dengan keikhlasan, ketulusan itu semua tidak akan menjadi cobaan, itu akan jadi tantangan,” kata Wawali Harris Bobihoe, saat memberikan sambutan.

ASN memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mensejahterakan masyarakat serta mewujudkan kota yang nyaman.


Saya memaknai keluarga ini lebih luas lagi, makna keluarga ini bagi Saya ini bagian kita semua ASN Kota Bekasi, kita berada di sini dalam satu keluarga, memiliki amanah yang sama, tujuan yang sama untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Bekasi tercinta,” ucap Wawali.

Perayaan Natal Pemkot Bekasi ini sebagai wujud ungkapan syukur serta mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Sekaligus juga memperkuat nilai-nilai iman dalam pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara. [■] 

Reporter: EZ/Dokpim Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
Iklan Paralax
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
banner iklan JabarOL square