Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Masuk Barak, PCNU Bogor & Dandim 0606 Racik Resep Damai di Kota Hujan

iklan banner AlQuran 30 Juz

Roadshow Satu Abad NU: PCNU Kota Bogor “Menyapa Barak”, Merajut Kebangsaan Bersama Dandim 0606


Roadshow Harlah Satu Abad NU tak sekadar seremoni, silaturahmi kebangsaan ini menyentuh isu radikalisme, moderasi beragama, dan stabilitas sosial Bogor. PCNU Kota Bogor justru memilih “masuk barak”. Bukan untuk latihan militer, melainkan berdialog kebangsaan dengan Dandim 0606 Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara

 — KOTA BOGOR | Jelang peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor tak sekadar menyiapkan panggung seremonial.

Lewat Roadshow Harlah Satu Abad NU, PCNU justru memilih jalur sunyi namun strategis: silaturahmi kebangsaan dan dialog terbuka bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0606 Kota Bogor, Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int, Kamis lalu (29/1/2026).

Pertemuan yang berlangsung di tengah cuaca Bogor yang setia dengan gerimis ini dihadiri langsung Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor, H. Edi Nurochman, didampingi Heri Firdaus serta jajaran pengurus PCNU lainnya.

Suasana pertemuan berjalan cair. Sesekali diselingi canda ringan—semacam diplomasi informal—yang membuat dialog kebangsaan terasa jauh dari kesan kaku ala ruang rapat.

Di balik suasana akrab itu, diskusi yang mengemuka justru serius. H. Edi Nurochman memaparkan sejumlah agenda strategis PCNU Kota Bogor beberapa waktu ke depan.

Mulai dari penguatan moderasi beragama, pencegahan radikalisme, hingga konsolidasi program kebangsaan yang selama ini menjadi “napas panjang” NU dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

NU tidak sekadar mengurusi amaliyah keagamaan, tetapi juga tanggung jawab kebangsaan,” kurang lebih demikian pesan yang ingin ditegaskan PCNU.

Dalam konteks itu, Edi berharap TNI—khususnya Kodim 0606 Kota Bogorterus menjadi mitra strategis dalam menyokong program-program PCNU selama lima tahun mendatang, baik di bidang sosial, keagamaan, maupun kebangsaan.

Sebuah kolaborasi yang, jika konsisten, bisa lebih substansial daripada sekadar foto bersama.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah 100 Tahun NU Kota Bogor, Cak Roni, memanfaatkan momentum silaturahmi tersebut untuk menyampaikan undangan resmi kepada Dandim 0606 agar hadir dan berpartisipasi dalam karnaval serta pawai budaya Harlah Satu Abad NU.

Agenda akbar itu rencananya dipusatkan di Balai Kota Bogor dan akan berkeliling kawasan Kebun Raya Bogor.

Karnaval tersebut tak hanya menampilkan atraksi budaya dan partisipasi pelaku UMKM, tetapi juga orasi kebangsaan—sebuah upaya menjadikan perayaan harlah bukan sekadar pesta usia, melainkan ruang refleksi tentang persatuan dan kebhinekaan.

NU, tampaknya, ingin memastikan bahwa usia satu abad bukan hanya angka, tetapi juga komitmen yang terus diperbarui.

Roadshow dan silaturahmi kebangsaan ini menjadi bagian penting dari rangkaian Harlah Satu Abad NU PCNU Kota Bogor.

Lebih dari itu, langkah ini menegaskan posisi NU sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan TNI, demi menjaga perdamaian, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan—di tengah tantangan zaman yang kerap lebih ribut di media sosial daripada di ruang dialog. [■] 

Reporter: NMR Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Chief Editor

Jurnalis yang suka standup comedy

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama