Pasang Iklan Running Text Anda di sini atau bisa juga sebagai iklan headliner di atas (600x100)px

Usai Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden Prabowo Gerak Cepat: Investigasi Total & Bangun Fly Over

iklan banner AlQuran 30 Juz
Usai Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden Prabowo Gerak Cepat: Investigasi Total & Bangun Fly Over
jabar-online.com | Selasa, 28 April 2026, 19:05 WIB | Her
 — KOTA BEKASI | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengunjungi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) pagi untuk menjenguk para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Presiden tiba di lobi rumah sakit sekitar pukul 08.38 WIB, didampingi oleh Teddy Indra Wijaya dan Prasetyo Hadi. Kehadiran Kepala Negara menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah pusat terhadap para korban insiden tragis yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line rute Cikarang.

Dalam kunjungannya, Presiden menyempatkan diri menyapa dan memberikan dukungan moril kepada para korban yang tengah menjalani perawatan, serta berdialog dengan tenaga medis dan keluarga korban. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut.

“Kita akan segera investigasi sampai tuntas penyebab kecelakaan ini,” ujar Prabowo.

Selain itu, Presiden turut menyoroti pentingnya perbaikan sistem keselamatan di perlintasan sebidang. Ia menyatakan telah menyetujui pembangunan fly over di kawasan Bekasi sebagai langkah konkret pencegahan kecelakaan serupa.

“Karena Bekasi cukup padat, kebutuhan kereta api sangat penting, dan masih banyak perlintasan yang tidak dijaga, maka saya sudah setujui untuk pembangunan fly over di Bekasi,” tegas Prabowo.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi diketahui bergerak cepat sejak awal kejadian, mulai dari proses evakuasi di lokasi hingga penanganan medis intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

Benturan keras antara kedua kereta menyebabkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menembus gerbong terakhir KRL yang merupakan gerbong khusus wanita. Gerbong tersebut mengalami kerusakan parah hingga terbelah, dan sejumlah penumpang sempat terjepit sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

Berdasarkan data sementara yang disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 14 orang, yang seluruhnya merupakan penumpang KRL. Sementara itu, 84 orang mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, di antaranya RSUD Kota Bekasi, RS Mitra Timur, RS Bella, RS Mekar Sari, dan RS Bhakti Kartini.
[■]

Reporter: Hery - Redaksi - Editor: DikRizal/JabarOL
iklan banner Kemitraan Waralaba Pers iklan header banner iklan header banner

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama