Bekasi Bersatu! Aksi Bela Palestina jilid 6 Siap Digelar di CFD Ahmad Yani
jabar-online.com | Rabu, 29 April 2026, 15:05 WIB | Her
— KOTA BEKASI | Rapat koordinasi sekaligus press conference terkait rencana aksi Bekasi Bela Palestina 6 digelar di Bekasi Selatan pada Rabu 29/4 sebagai bentuk konsolidasi berbagai elemen masyarakat dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina. Kegiatan ini dipimpin oleh Ust Verry Koestanto bersama Ust Wahyudin beserta jajaran Persada 212, serta dihadiri tokoh ulama dari lintas organisasi masyarakat (ormas) yang turut memberikan dukungan dan pandangan.
— KOTA BEKASI | Rapat koordinasi sekaligus press conference terkait rencana aksi Bekasi Bela Palestina 6 digelar di Bekasi Selatan pada Rabu 29/4 sebagai bentuk konsolidasi berbagai elemen masyarakat dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina. Kegiatan ini dipimpin oleh Ust Verry Koestanto bersama Ust Wahyudin beserta jajaran Persada 212, serta dihadiri tokoh ulama dari lintas organisasi masyarakat (ormas) yang turut memberikan dukungan dan pandangan.Dalam pertemuan tersebut, panitia pelaksana bersama perwakilan organisasi masyarakat, tokoh agama, dan komunitas lokal membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan aksi. Mulai dari penentuan titik kumpul, rute aksi, pengamanan, hingga estimasi jumlah peserta yang akan hadir. Aksi Bekasi Bela Palestina 6 dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di kawasan Jalan Ahmad Yani Bekasi bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD), dengan harapan dapat menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas.
“Dalam pertemuan ini dibahas mengenai persiapan aksi Bela Palestina yang ke-6 di tengah konflik dunia serta menyinggung peristiwa KM 50,” ujar Ust Verry.
Ia juga menyinggung duka atas gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon, yang menjadi pengingat bahwa konflik global tidak hanya berdampak pada satu wilayah, tetapi juga melibatkan bangsa Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Melalui press conference ini, panitia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Bekasi Selatan, untuk hadir dan berpartisipasi secara tertib serta damai.
Kehadiran tokoh ulama lintas ormas diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan dalam aksi ini. Panitia menegaskan bahwa partisipasi dalam aksi ini tidak terbatas hanya untuk umat Islam, melainkan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang agama dan latar belakang, karena aksi ini mengusung nilai-nilai kemanusiaan universal dan solidaritas global.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persatuan dalam menghadapi berbagai isu global.
