Masyarakat Juga Menyoroti Keberadaan Jalur Pipa Air Milik Perumda Tirta Patriot Yang Melintas Di Bawah Badan Jalan
jabar-online.com | Ahad, 8 Maret 2026, 19:49 WIB | Her / DikRiz

— BEKASI UTARA | Perbaikan Jalan Lingkar Utara di Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, tepatnya di depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), mulai dilakukan pada 8 hingga 11 Maret 2026.
Pekerjaan ini dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (BMSDA) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Perwira sebagai upaya memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan retak di sejumlah titik.
Selama proses pengerjaan berlangsung, sebagian badan jalan digunakan untuk aktivitas perbaikan sehingga arus lalu lintas mengalami penyempitan.

— BEKASI UTARA | Perbaikan Jalan Lingkar Utara di Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, tepatnya di depan kampus Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), mulai dilakukan pada 8 hingga 11 Maret 2026.Pekerjaan ini dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi (BMSDA) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Perwira sebagai upaya memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan retak di sejumlah titik.
Selama proses pengerjaan berlangsung, sebagian badan jalan digunakan untuk aktivitas perbaikan sehingga arus lalu lintas mengalami penyempitan.
Kondisi ini memicu kemacetan yang cukup panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, karena Jalan Lingkar Utara merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan.
Sejumlah warga dan pengendara yang melintas mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama saat melintasi kawasan tersebut.
Sejumlah warga dan pengendara yang melintas mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama saat melintasi kawasan tersebut.
Antrean kendaraan bahkan terlihat mengular dari kedua arah karena laju kendaraan melambat di sekitar titik pengerjaan.
Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti keberadaan jalur pipa air milik Perumda Tirta Patriot yang melintas di bawah badan jalan tersebut.
Di sisi lain, masyarakat juga menyoroti keberadaan jalur pipa air milik Perumda Tirta Patriot yang melintas di bawah badan jalan tersebut.
Warga menduga jalur pipa air itu kerap bocor dan menjadi salah satu penyebab retaknya permukaan jalan, karena kondisi tanah di sekitar jalur pipa dinilai mudah mengalami pergeseran.
“Jalan di sini sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki, tapi sering retak lagi. Katanya di bawahnya ada pipa air bocor, jadi aspalnya mudah bergeser,” ujar HS (35), salah satu warga yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Meski mengeluhkan kemacetan yang bertambah panjang selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat tetap berharap pengerjaan jalan ini dapat memberikan solusi jangka panjang.
“Jalan di sini sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki, tapi sering retak lagi. Katanya di bawahnya ada pipa air bocor, jadi aspalnya mudah bergeser,” ujar HS (35), salah satu warga yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Meski mengeluhkan kemacetan yang bertambah panjang selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat tetap berharap pengerjaan jalan ini dapat memberikan solusi jangka panjang.


