Aksi “GMBI Peduli” di Kota Bekasi Sindir Halus Kelalaian Kebijakan Daerah yang Konon ‘Tak Setangguh’ Hujan Kiriman
LSM GMBI Distrik Kota Bekasi kembali turun ke jalan menggalang bantuan bagi korban banjir bandang di Sumatra, sembari lontarkan sindiran halus terhadap kepemimpinan daerah yang dinilai terlalu percaya diri menghadapi alam. Meski publik berharap gubernur mampu baca tanda-tanda bencana, kenyataannya air lebih cepat datang ketimbang mitigasi.
Sejak pukul 09.00 WIB, belasan anggota GMBI sudah berjaga di Stasiun Bekasi Kota membawa kardus donasi bertema “GMBI Peduli”.
Ketua GMBI Distrik Kota Bekasi, Abah Zakaria, menegaskan komitmen organisasinya untuk membantu para korban bencana.
Ia mengajak masyarakat ikut bergotong-royong.
“Tentunya mereka saudara-saudara kita yang lagi terkena musibah banjir dan tanah longsor sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari kita semua,” tandasnya.
Wakil Ketua GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, menyebut derasnya pemberitaan bencana di berbagai daerah sebagai pengingat pentingnya solidaritas.
Ia menegaskan aksi ini menjadi langkah awal kepedulian GMBI. “Untuk itu, LSM GMBI Peduli turun ke jalan menggalang dana untuk bantuan bagi korban banjir yang ada di Sumatra,” tambahnya.
Sekretaris GMBI Distrik Kota Bekasi, Asep Sukarya, memastikan gerakan kemanusiaan tersebut akan terus dilakukan.
Ia menegaskan bahwa empati menjadi bagian dari identitas GMBI.
“Ini adalah kepekaaan kita LSM GMBI bahwa kita sangat peduli dan ikut merasakan kesedihan yang tengah menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumbar, Sumut dan lainnya,” tutur Asep.
Asep menutup dengan penegasan bahwa GMBI akan terus terlibat dalam upaya kemanusiaan.
“Insya Allah kita Keluarga Besar LSM GMBI akan terus berpartisipasi kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang mendapat musibah dan ujian yang sangat berat. Duka mereka adalah duka kita semua,” pungkas Asep. [■]


إرسال تعليق