Reses II 2026 Samuel Sitompul: Sponsori Pesta Catur Rakyat Demi Serap Aspirasi Warga dari Pendidikan hingga Banjir
jabar-online.com | Ahad, 12 Juli 2026, 17:34 WIB | Ferry/NMR/DR
— KOTA BEKASI | Ada suasana yang berbeda di lingkungan RT 003/RW 006, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (12/7/2026).
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan memadukan fungsi legislasi dengan olahraga intelektual. Di tengah ratusan pecatur yang beradu strategi, berbagai aspirasi warga Duren Jaya ikut tersusun rapi di papan perjuangan politik.
— KOTA BEKASI | Ada suasana yang berbeda di lingkungan RT 003/RW 006, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Minggu (12/7/2026).Di atas puluhan papan catur, ratusan pasang mata serius menghitung langkah demi langkah.
Namun di sela pertandingan, terdengar pula keluhan warga mengenai pendidikan, banjir, hingga kebutuhan infrastruktur lingkungan.
Itulah wajah Reses II Tahun 2026 yang dipilih Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Samuel Sitompul, S.H., M.H.
Alih-alih menggelar forum dialog yang formal, Samuel menggabungkan kegiatan serap aspirasi dengan Turnamen Catur Non Master sebagai ruang bertemu masyarakat secara lebih cair dan partisipatif.
Konsep tersebut terbukti menarik minat warga. Sekitar 120 peserta mengikuti turnamen yang digelar tanpa dipungut biaya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang pencarian bibit-bibit atlet catur Kota Bekasi.
Menurut Samuel, pemilihan format reses melalui olahraga catur bukan sekadar menghadirkan hiburan.
Ia ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat melalui aktivitas yang sarat nilai pendidikan karakter.
"Kenapa saya buat ini? Ada dua faktor momennya. Pertama memperingati Bulan Bung Karno. Kedua menjelang Agustusan. Kalau Agustus saya pasti sibuk keliling wilayah, jadi saya buat sekarang," ujar Samuel.
Ia menjelaskan, pelaksanaan lebih awal juga dimaksudkan agar tidak berbenturan dengan padatnya agenda masyarakat menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Catur, Melatih Logika Sekaligus Karakter
Bagi Samuel, catur bukan hanya permainan menggerakkan bidak. Olahraga ini melatih kemampuan berpikir sistematis, kesabaran, disiplin, serta keberanian mengambil keputusan.
Ketua DJCC, H. Armansyah Firdaus & pecatur junior, Ahad, 12/7/2026.
Meskipun pada awal publikasi kompetisi ini rencananya dipungut biaya pendaftaran, namun akhirnya Ketua Panitia dan juga ketua organisasi DJCC (Durenjaya Chess Club), H. Armansyah Firdaus mengikuti keinginan sang sponsor Samuel Sitompul untuk digratiskan.
"Ini gratis, tidak ada biaya pendaftaran. Kita buat sebagai hiburan rakyat. Harapannya dari sini bisa muncul atlet-atlet catur Kota Bekasi yang hebat," kata Samuel Sitompul.
Ia pun memotivasi peserta agar menjadikan catur sebagai sarana membangun karakter.
"Mengasah kemampuan, skill kita, dan dengan mengasah kemampuan maka tumbuh disiplin. Dengan disiplin insyaallah kita jadi juara dan jadi Grand Master seperti Bapak Utut Adianto, idola saya." bebernya.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan reses tidak selalu identik dengan penyampaian aspirasi secara formal.
Dalam suasana yang lebih santai, komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen justru berlangsung lebih terbuka.
Aspirasi Pendidikan Jadi Sorotan
Di sela pelaksanaan turnamen, Samuel tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai legislator.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga berkaitan dengan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang belum memperoleh sekolah tingkat SMP.
Menurut Samuel, sejumlah orang tua mengaku khawatir anak-anak mereka tidak tertampung di sekolah negeri maupun swasta.
"Banyak aspirasi hari ini, terutama soal SMP swasta. Orang tua khawatir anaknya tidak dapat sekolah. Ada sekitar 30 anak di Duren Jaya yang saya perjuangkan supaya bisa sekolah di SMP swasta," jelasnya.
Persoalan tersebut menjadi salah satu catatan penting yang akan dibawa Samuel dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
Infrastruktur Lingkungan Masih Menjadi Kebutuhan
Selain pendidikan, warga juga menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan lingkungan. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain:
- pembangunan sumur resapan;
- penyediaan tanggul lingkungan;
- penanganan genangan air dan banjir;
- peningkatan fasilitas permukiman.
Samuel menegaskan seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan sesuai mekanisme pembahasan di DPRD Kota Bekasi.
Antusiasme Warga Melampaui Target
Menurut Samuel, sebenarnya peminat jauh lebih banyak, namun keterbatasan waktu membuat pelaksanaan hanya dapat menampung sekitar 120 peserta agar pertandingan selesai dalam satu hari dalam 6 babak pertandingan.
Ia bahkan telah menyiapkan konsep pertandingan simultan, yakni satu pecatur menghadapi banyak lawan sekaligus. Namun rencana tersebut belum sempat diwujudkan karena padatnya agenda reses.
"Keterbatasan waktu, saya harus ada kunjungan lagi ke warga. Saya mau mengoptimalkan masa reses ini, banyak turun ke warga, banyak kunjungan, banyak serap aspirasi, mumpung libur masa sidang," ujarnya.
Informas Turnamen Catur DJCC Juli 2026 Perebutkan Trophy Samuel Sitompul
Berdasarkan wawancara dengan Ketua Panitia, H. Armansyah Firdaus bahwa kompetisi catur DJCC (Duren Jaya Chess Club) kali ini memiliki rincian sebagai berikut:
- Nama kegiatan: Turnamen Catur Non Master Piala Samuel Sitompul, SH., MH.
- Hari/Tanggal: Minggu, 12 Juli 2026.
- Lokasi: Basecamp DJCC, Jalan Ampera, Duren Jaya, Bekasi Timur.
- Peserta: Khusus pemegang KTP Kota Bekasi.
- Kuota: 120 peserta.
- Biaya pendaftaran: Rp50.000 (ditiadakan).
- Fasilitas: Makan siang dan air mineral.
- Total hadiah: Rp7,3 juta.
Rincian Hadiah
- Juara I: Rp1.000.000 + piala
- Juara II: Rp700.000 + piala
- Juara III: Rp600.000 + piala
- Peringkat IV: Rp500.000
- Peringkat V–X: Rp300.000
- Peringkat XI–XX: Rp150.000
- Peringkat XXI–XXX: Rp100.000
- Dua peserta terbaik kategori Junior SD masing-masing Rp100.000
- Tiga peserta terbaik kategori Veteran usia di atas 60 tahun masing-masing Rp100.000
Pendekatan Politik yang Lebih Membumi
Menggabungkan reses dengan turnamen catur menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam membangun hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya.
Arena pertandingan menjadi ruang dialog yang lebih egaliter, di mana warga dapat menyampaikan persoalan sehari-hari tanpa sekat formalitas.
Di satu sisi, masyarakat memperoleh hiburan, kesempatan mengembangkan bakat, sekaligus memperebutkan hadiah.
Di sisi lain, anggota legislatif tetap menjalankan fungsi konstitusionalnya menyerap aspirasi yang nantinya diperjuangkan dalam proses penganggaran maupun pengawasan pemerintah daerah.
Pendekatan seperti ini memperlihatkan bahwa masa reses tidak hanya dapat dimaknai sebagai agenda administratif DPRD, melainkan juga sebagai momentum membangun kedekatan sosial, memperkuat partisipasi warga, dan menumbuhkan semangat olahraga intelektual di tengah masyarakat Kota Bekasi. [■]
Tags
Aleg DPRD
Aleg PDIP
Cabor Catur
DJCC
DPRD Kota Bekasi
Kompetisi Catur
Olahraga
Rese
Samuel Sitompul
Utut Adianto




