Pembagian Zakat Maal dan Buka Puasa Bersama YNI KHNA Diselingi Pertemuan Antar Tokoh Demi Kepentingan Umat
Dakwah tidak selalu di podium, tapi juga jadikan keteladanan nyata melalui metode dakwah bil hal
— KOTA BEKASI | Kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan pembagian zakat maal digelar di kawasan Islamic Center Kota Bekasi pada Senin (9/3).Acara tersebut dihadiri Ketua MUI Kota Bekasi, KH Saifuddin Siroj, bersama sejumlah tokoh dan pejabat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, tokoh politik sekaligus ulama dan Ketua Pembina Yayasan Nurul Islam KH. Noer Ali (YNI KHNA) Ustadz KH. Ahmad Syaikhu, Ketua Yayasan Nurul Islam Islamic Center Heri Suko Martono, serta Ketua ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Kota Bekasi, Baba Inay alias Dr. H. Inayatullah yang juga menjabat sebagai Asda II, Pemkot Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, KH Saifuddin Siroj menyampaikan dalam wawancaranya bahwa kegiatan buka puasa bersama yang disertai pembagian zakat maal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi antar tokoh untuk membahas berbagai problematika keumatan.
Menurut KH Saifuddin Siroj, tantangan dakwah kepada generasi muda saat ini tidak lagi cukup hanya melalui ceramah atau pendekatan verbal semata, tetapi perlu disertai keteladanan nyata melalui metode dakwah bil hal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, tokoh politik sekaligus ulama dan Ketua Pembina Yayasan Nurul Islam KH. Noer Ali (YNI KHNA) Ustadz KH. Ahmad Syaikhu, Ketua Yayasan Nurul Islam Islamic Center Heri Suko Martono, serta Ketua ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Kota Bekasi, Baba Inay alias Dr. H. Inayatullah yang juga menjabat sebagai Asda II, Pemkot Bekasi.
Dalam kesempatan tersebut, KH Saifuddin Siroj menyampaikan dalam wawancaranya bahwa kegiatan buka puasa bersama yang disertai pembagian zakat maal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi antar tokoh untuk membahas berbagai problematika keumatan.
Menurut KH Saifuddin Siroj, tantangan dakwah kepada generasi muda saat ini tidak lagi cukup hanya melalui ceramah atau pendekatan verbal semata, tetapi perlu disertai keteladanan nyata melalui metode dakwah bil hal.
Ia menilai kaum muda di era digital 2026 cenderung lebih kritis dan rasional dalam menerima pesan keagamaan.
"Sehingga para tokoh agama perlu menghadirkan dakwah yang relevan dengan kehidupan mereka, seperti melalui aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan," ungkap KH Saifuddin Siroj.
Ketua MUI ini pun melanjutkan bahwa keterlibatan aktif dalam pembangunan peradaban generasi muda di Kota Bekasi agar nilai-nilai keislaman dapat tumbuh seiring dengan kemajuan masyarakat dan perkembangan zaman.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi konsolidasi antar tokoh untuk membahas problematika keumatan dalam metode dakwah bil hal yang menjawab tantangan kebangsaan di era 2026 ini,” ujar KH Saifuddin Siroj.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi konsolidasi antar tokoh untuk membahas problematika keumatan dalam metode dakwah bil hal yang menjawab tantangan kebangsaan di era 2026 ini,” ujar KH Saifuddin Siroj.
Selain mempererat hubungan antar tokoh dan masyarakat, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran zakat maal kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Tags
Aksi Sosial
Buka Puasa Bersama
Festival Ramadhan
Heri Sukomartono
Ifthar
KH Ahmad Syaikhu
KH Syaifuddin Siroj
Ramadhan
Yayasan

