Aksi Mahasiswa di PDAM Tirta Bhagasasi: Soroti Dugaan Korupsi Aset, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Rakyat dan Mahasiswa Bekasi (FORSI) kembali turun ke jalan, menuntut kejelasan ihwal dugaan penyelewengan aset perusahaan air milik daerah tersebut.
Ini adalah aksi lanjutan. Demonstrasi sebelumnya, yang digelar di lokasi yang sama, dinilai belum membuahkan jawaban. “Transparansi itu nihil,” kata Rion Ilhamsyah, Ketua FORSI.
Baca juga: Aktivis Mahasiswa Desak Satpol PP Bekasi Tindak THM Pelanggar Norma
Ini adalah aksi lanjutan. Demonstrasi sebelumnya, yang digelar di lokasi yang sama, dinilai belum membuahkan jawaban. “Transparansi itu nihil,” kata Rion Ilhamsyah, Ketua FORSI.
Dalam pernyataan usai berorasi. Ia menuding ada indikasi kuat korupsi dalam proses pengalihan aset PDAM Tirta Bhagasasi ke PDAM Tirta Patriot, yang dikelola Pemerintah Kota Bekasi.
Baca juga: Imran Yusuf ke Kejagung, Perkara Korupsi Dispora Kota Bekasi Belum Usai
Baca juga: Apa Sebenarnya Kebutuhan Bekasi Yang Sangat Mendesak bagi Warganya Sendiri yang Tinggal di Kabupaten juga Kota Bekasi?
Langkah selanjutnya, ujar dia, adalah menempuh jalur hukum. “Kami minta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi berani mengambil sikap dan memeriksa semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Mahasiswa menyoroti salah satu aset strategis: lahan dan fasilitas PDAM di wilayah Poncol, Kota Bekasi. Menurut mereka, aset tersebut berpindah tangan tanpa proses akuntabel. Mereka menyebut ada "mafia aset" yang bermain di balik meja.
Baca juga: Jelang Sertijab & Pelantikan Kajari Baru Kota Bekasi, Imran Yusuf Digantikan dengan ST Hapsari, Ini Kata Imran Yusuf
Mahasiswa menyoroti salah satu aset strategis: lahan dan fasilitas PDAM di wilayah Poncol, Kota Bekasi. Menurut mereka, aset tersebut berpindah tangan tanpa proses akuntabel. Mereka menyebut ada "mafia aset" yang bermain di balik meja.
Baca juga: Aktivis Kota Bekasi Desak Kasatpol PP Mundur Dari Jabatan Atas Maraknya Prostitusi Berkedok Panti Pijat/Spa
Dalam aksinya, massa menyuarakan tiga tuntutan utama:
- Mendesak jajaran direksi yang terlibat dalam dugaan korupsi aset Tirta Bhagasasi untuk mundur.
- Meminta Kejari Kabupaten Bekasi mengusut dan mengaudit aset Poncol yang dinilai bermasalah.
- Menuntut Bupati Bekasi memecat direksi yang dituding terlibat praktik mafia aset.
Baca juga: Disdik Kab. Bekasi Jalankan Masuk Sekolah Jam 06:30 WIB, Kota Bekasi Terapkan Sepekan Dulu Uji Coba Lalu Evaluasi Pelaksanaan
Baca juga: Sidik Warkop: Ini Gubernur Konten KDM Bicara Serapan APBD Apa Serapan Tahu Bulat? Cepat Banget Gorengannya?


Posting Komentar